Thursday, September 29, 2016 0 comments

Cara Mengikuti Kegiatan Pembelajaran Guru Pembelajar Moda Daring

Bapak/Ibu guru peserta program guru pembelajar moda daring yang sudah menerima undangan untuk menjadi peserta kelas dan telah mendapatkan jadwal pelaksanaan pembelajaran secara online yang sudah ditetapkan oleh P4TK sesuai jadwal, bisa dilihat di SIM GPO (Guru Pembelajar Online) masing-masing. Cara melihat dan memulai mengikuti diklat guru pembelajar daring adalah sebagai berikut:
1. Kunjungi https://sim.gurupembelajar.id/gtk
2. Login Guru Pembelajar di SIM GPO tersebut
3. Klik Kelompok Kompetensi yang akan diikuti


Kelas Daring aktif jika di Rapor merah di SIM GPO sudah ada simbol orang membaca buku, perhatikan gambar di bawah ini.

TANDA PADA SIM GPO TELAH MENJADI PESERTA KELAS

Guru yang sudah menjadi Peserta Kelas Guru Pembelajar Daring dapat mulai mengikuti diklat GPO Online. Tentang Status KK mana yanng aktif (merupakan link menuju halaman diklat GPO).
Pada halaman tempat belajar online guru pembelajar, Bapak/Ibu diharapkan aktif lakukan komunikasi online dan belajar secara aktif di forum tersebut.
Mentor akan mendampingi selama kelas daring berjalan. Dalam kelas daring berbatas waktu. Lama pelaksanaan 1,5 bulan atau 6 minggu. Selain itu teman-teman guru pembelajar di dalam kelas online Anda juga bisa bersama-sama semangat dalam acara seminar maupun diskusi online dalam forum sesi.
Adapun rapor merah UKG 2015 KK B, C, dan D belum mendapatkan jadwal untuk mengikuti pembelajaran daring (dalam jaringan), maka link untuk masuk ke kelas Guru Pembelajar Daring belum bisa diklik dengan keterangan "Belum Menjadi Peserta Kelas".
Demikian sekilas info tentang Cara Mengikuti Kegiatan Pembelajaran Guru Pembelajar Moda Daring. Semoga bermanfaat. Semangat Pagi…

Adapun standar penyelenggaraan  guru pembelajar tatap muka, daring maupun moda daring kombinasi bisa dilihat disini.

Friday, September 16, 2016 1 comments

STANDAR PENYELENGGARAAN PROGRAM GURU PEMBELAJAR

A. Standar Pengelolaan/Pelaksanaan

Pengaturan kelas/rombongan belajar program guru pembelajar diatur sebagai berikut.

1. Program Peningkatan Kompetensi Guru Pembelajar

a. Jumlah peserta          : 40 orang per kelas bagi guru kelas, BK, dan Mapel

     non kejuruan              : 15 orang per kelas bagi guru kejuruan

b. Jumlah Instruktur   : 2 orang per kelas

c. Jumlah Panitia           : 2 orang per kelas

d. Materi                            : Modul cetak, lembar kerja, softcopy bahan tayang

e. Alat dan bahan            : Laptop, LCD, Audio system

 

2. Kelas Daring Kombinasi

a. Jumlah pengampu    : 1 orang per kelas

b. Jumlah Mentor           : 10-40 orang per kelas

c. Jumlah Peserta           : maksimal 800 orang per kelas

d. Jumlah Admin            : 1 orang per kelas

e. Materi Program          : tercantum dalam jaringan

f. Alat dan bahan             : Laptop, LCD, Audio system

 

3. Rombongan Belajar Daring

a. Jumlah Pengampu    : 1 orang per kelas

b. Jumlah Peserta          : 40 orang per kelas

c. Jumlah Admin           : 1 orang per kelas

d. Materi Program        : tercantum dalam jaringan

0 comments

TIGA MODA YANG DIGUNAKAN UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU PEMBELAJAR

Program Peningkatan Kompetensi Guru Pembelajar dilakukan melalui tiga moda, yaitu Moda Tatap Muka, Moda Daring, dan Moda Daring Kombinasi.

1. Moda Tatap Muka

Moda tatap muka merupakan bagian dari sistem pembelajaran di mana terjadi interaksi secara langsung antara fasilitator dengan peserta pembelajaran. Interaksi pembelajaran yang terjadi dalam tatap muka meliputi pemberian input materi, tanya jawab, diskusi, latihan, kuis, praktik, dan penugasan.

Moda tatap muka diperuntukkan bagi guru yang memerlukan peningkatan kompetensi yang lebih intensif dengan mempelajari 8-10 modul. Di samping itu, untuk memberikan pilihan penyelenggaraan pembelajaran bagi guru yang tidak punya cukup pilihan karena berbagai keterbatasan sehingga tidak memungkinkan untuk mengikuti pembelajaran moda lainnya, misalnya karena alasan geografis, tidak/kurang tersedianya aliran listrik dan jaringan internet, ketersediaan anggaran, literasi teknologi informasi dan komunikasi, serta alasan lain yang rasional, maka moda tatap muka dapat dilaksanakan dengan beberapa alternatif, yaitu: tatap muka penuh, tatap muka tidak penuh (in-on-in), dan tatap muka dalam kegiatan kolektif guru yaitu PKG (Pusat Kegiatan Gugus) untuk guru PAUD, KKG (Kelompok Kerja Guru) untuk guru SD, MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) untuk guru SMP/SMA/SMK, dan MGBK (Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling). Pemilihan berbagai alternatif moda tatap muka tetap harus mempertimbangkan hasil UKG yang tercermin dari jumlah modul yang perlu dipelajari oleh guru. Penjelasan lebih lanjut pelaksanaan program guru pembelajar moda tatap muka dijelaskan dalam juknis moda tatap muka.

2. Moda Daring

Moda Dalam Jaringan (Daring) adalah program guru pembelajar yang dilaksanakan dengan memanfaatkan teknologi jaringan komputer dan internet. Moda Daring dapat dilaksanakan dengan mempersiapkan sistem pembelajaran yang secara mandiri memberikan instruksi dan layanan pembelajaran kepada peserta tanpa melibatkan secara langsung para pengampu dalam proses penyelenggaraannya. Sistem instruksional yang dimaksud meliputi proses registrasi, pelaksanaan pembelajaran, tes akhir, dan penentuan kelulusan peserta serta penerbitan sertifikat. Dalam hal tertentu, keterlibatan pengampu masih diperlukan, misalnya dalam memeriksa dan menilai tugas-tugas yang belum bisa dilaksanakan oleh sistem, atau untuk membantu peserta apabila mengalami kesulitan yang belum mampu diatasi oleh sistem. Moda Daring diperuntukkan bagi guru yang memerlukan peningkatan kompetensi dengan mempelajari 3-5 modul.

3. Moda Daring Kombinasi

Moda daring kombinasi adalah moda yang mengkombinasikan antara tatap muka dengan daring. Fasilitator di satu sisi dapat direpresentasikan oleh sistem pembelajaran yang terdiri dari firmware, brainware, dan software; dan peserta di sisi lain melaksanakan instruksi yang diberikan oleh sistem, mulai registrasi, pelaksanaan pembelajaran, sampai dengan evaluasi.

Moda Daring Kombinasi dilaksanakan dengan mempersiapkan sistem pembelajaran yang membutuhkan keterlibatan secara langsung para pengampu dalam proses pembelajaran. Keterlibatan para mentor dapat dilakukan dengan 2 (dua) cara: (1) bertemu muka secara langsung dengan peserta; atau (2) bertemu muka secara virtual, baik melalui video, audio, maupun teks. Moda Daring Kombinasi diperuntukkan bagi guru yang memerlukan peingkatan kompetensi dengan mempelajari 6-7 modul. Penjelasan lebih lanjut pelaksanaan program guru pembelajar moda daring dan daring daring kombinasi dijelaskan dalam juknis moda daring.

Apabila disebabkan adanya berbagai kendala, sehingga 3 moda tersebut tidak mungkin dilakukan, guru tetap harus meningkatkan kompetensinya dengan melakukan pembelajaran mandiri.

Thursday, September 15, 2016 0 comments

Moda Daring Kombinasi

Sebagaimana telah dijelaskan di Bab Pendahuluan, moda daring kombinasi adalah gabungan antara daring dan tatap muka dengan komposisi 48 JP untuk interaksi daring dan 12 JP (4 JP/pertemuan: sebanyak 3 pertemuan, yaitu Minggu I, III, dan VI) untuk interaksi tatap muka di PB bersama mentor[1].Pada setiap pertemuan tatap muka, mentor harus menyiapkan daftar hadir dan berita acara yang harus dilaporkan ke UPT dan akan menjadi lampiran pada pelaporan pertanggungjawaban kegiatan.

Aktivitas pembelajaran peserta pada Guru Pembelajar moda daring kombinasi dijelaskan pada Tabel  berikut.

Tabel. Aktivitas pembelajaran peserta pada Guru Pembelajar moda daring kombinasi

MODA DARING KOMBINASI

[1] jika karena satu dan lain hal, pertemuan TM di PB tidak dapat dilaksanakan sesuai minggu yang telah ditentukan, maka perlu dibuatkan berita acara (alasan kenapa terjadi penundaan).

Pada saat tatap muka di PB, peserta bersama mentor akan melaksanakan kegiatan pembelajaran selama total 12 JP, dengan struktur program pada setiap tatap muka seperti pada Tabel dibawah ini.

Tabel. Penjelasan Tatap Muka di Pusat Belajar

No

Uraian Materi

JP

Keterangan

A.

Tatap Muka-1 (TM-1)

4

1.

Orientas Program:

• Perkenalan

• Materi umum

1

Materi umum meliputi:

· Kebijakan pengembangan dan pembinaan karir guru dan peningkatan kompetensiguru pembelajar

2.

Pengenalan dan Demonstrasi sistem Guru Pembelajar moda daring kombinasi

2

Difasilitasi oleh Mentor, Peserta log in ke dalam sistem, demonstrasi, dan praktik.

3.

Rencana Tindak Lanjut (rencana belajar)

1

Mentor membimbing peserta mengembangkan rencana belajar selama 6 minggu

B.

Tatap Muka-2 (TM-2)

4

1.

Pendalaman Materi Kelompok kompetensi (Mata pelajaran bersangkutan)

3

Reviu rekaman kegiatan peserta (kemajuan pembelajaran)

Memeriksa dan mendiskusikan tugas-tugas peserta

2.

Rencana Tindak Lanjut (Rencana sesi berikutnya)

1

Mentor membimbing peserta mengembangkan rencana belajar yang akan dilakukan pada sesi berikutnya

C.

Tatap Muka-3 (TM-3)

4

1.

Evaluasi Guru Pembelajar Daring Kombinasi

1

Evaluasi pelaksanaan yang diberikan sesuai standar P4TK masing-masing.

Peserta melakukan tes akhir secara serentak sesuai jadwal yang telah ditentukan di PB dengan diawasi oleh mentor

2.

Presentasi Hasil Peserta

2

Mempresentasikan hasil peserta dalam proses pembelajaran Daring

3.

Rencana Tindak Lanjut (Rencana pengembangan diri)

1

Mentor membimbing peserta mengembangkan rencana pengembangan diri setelah mengikuti kegiatan Guru Pembelajar daring

 

Total

12

 

Catatan : Waktu estimasi masuk ke dalam sistem pembelajaran bagi mentor dan peserta Guru Pembelajar adalah sekurang-kurangnya 2 JP per hari.

Tabel . Struktur Program Tatap Muka pada Diklat Guru Pembelajar Moda Daring Kombinasi

No

Materi

JP

Keterangan

UMUM

1

1.

Kebijakan Guru Pembelajar

1

TM-1

POKOK

7

 

2.

Pengenalan dan Demonstrasi sistem Guru Pembelajar moda daring kombinasi

2

TM-1

3.

Pendalaman Materi Kelompok modul (Mata pelajaran bersangkutan)

3

TM-2

4.

Presentasi Hasil Peserta

2

TM-3

PENUNJANG

4

 

5.

Rencana Tindak Lanjut (Rencana pengembangan diri)

3

TM-1, TM-2, TM-3

6.

Evaluasi Guru Pembelajar Daring Kombinasi

1

TM-3

 

Total

12

Keterangan: TM = Tatap muka

0 comments

DIET SEHAT (MEMUTAR 2 KALORI)

Pandangan Kliru Tentang Diet

Media tidak mengetahui apa yang mereka katakan, mungkin anda pernah mendengar bahwa untuk melangsingkan badan anda harus melakukan hal – hal berikut ini:

1. Membeli alat-alat olahraga

2. Fitness

3. Melaparkan diri

4. Diet rendah karbohidrat

5. Sit-up

6. Dll…

Ketahuilah bahwa hal – hal diatas itu tidak akan mengurangi berat badan anda (mungkin akan mengurangi, tapi tidak gampang).

Kami mempunyai cara yang sangat mudah dan gampang dalam melangsingkan badan, dan mempunyai kelebihan – kelebihan seperti:

1. Mudah

2. Murah

3. Bisa dilakukan bahkan dengan orang yang mobilitasnya tinggi

Ikutilah diet ini dan anda akan melihat hasilnya hanya dalam 11 hari!

Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Diet

1. Belive

Hal pertama yang harus anda lakukan adalah anda harus yakin dengan diet ini, jikalau anda tidak yakin apa yang anda lakukan, maka anda pasti akan berhenti di tengah jalan, mungkin ada beberapa hal yang dinilai bertentangan dengan kaidah umum ketika anda mengikuti diet ini seperti makan 4x sehari, tidak usah olahraga, tidak usah melaparkan diri, dan tidak usah membeli alat – alat olahraga yang mahal, mungkin dirasa tidak rasional tapi percayalah ini berhasil karena saya sudah mempraktekkannya sendiri J.

2. Belilah timbangan

Kebanyakan orang yang mengikuti diet ini, sebenarnya, setelah 11 hari mereka telah turun berat badannya (2-5 kg) tapi karena mereka tidak membeli timbangan, mereka tidak mengetahui bahwa berat badan mereka telah turun dan mereka mengklaim bahwa diet ini tidak sukses, saya tidak ingin anda seperti mereka ini J.

Timbangan sangat penting dalam kelangsungan diet ini karena anda dapat mengukur bahwa anda telah sukses mengikuti diet ini (dan tingkat kesuksesannya hampir 90% jika anda mengikuti apa yang saya tuturkan dengan baik).

Biasanya timbangan dapat dibeli di apotik terdekat di kota anda.

3. Memanipulasi Kalori

Ketahui teori diet ini terlebih dahulu! Sebenarnya, rahasia dari melangsingkan badan dalam diet ini hanyalah memanipulasi kalori yang masuk ke dalam tubuh anda sehingga otak memproduksi hormon pembakar lemak lebih banyak daripada penimbun.

Anda harus memanipulasi dua tipe kalori saja, yaitu karbohidrat dan protein.

Contoh makanan karbohidrat: Apel, Jeruk, Salad, Pir, Nasi, dan lain – lain.

Contoh makanan protein: Daging ayam (tanpa kulit), Daging sapi,Kacang-kacangan, Telur, Ikan dan lain – lain.

4. Jaga ketika makan di luar!

Seringkali ketika anda sedang melakukan diet ini, dan anda makan di kantin/restoran, anda akan mendapati porsi yang sangat banyak, dan seringkali mengandung saos (yang dapat menyebabkan penimbunan lemak).

5. Makan 4x Sehari!

Mungkin ini terdengar tidak masuk akal, tapi lakukanlah selama 11 hari, dan anda akan mendapati berat badan anda turun 2-5kg!

Anda bisa mengaturnya dengan cara, makan pagi, makan siang, makan sore, dan makan malam, yang penting, dalam makan 4x ini jangan ngemil setelah makan dan setiap setelah makan harus di selingi minimal 2 ½ jam,

6. Memutar 2 kalori…

Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, 2 kalori tadi yaitu karbohidrat dan protein ini harus dikontrol asupannya. Dan untuk mengontrol asupan ini, anda tidak perlu menimbang – nimbang berapa protein yang terdapat pada makanan ini dan berapa karbohidrat yang terdapat pada makanan ini misalnya, anda hanya perlu memutarnya saja seperti ini:

Hari pertama : 1 x Karbohidrat+Protein, 3x Karbohidrat

Hari kedua : 1x Protein, 3x Karbohidrat

Hari ketiga : 2x Protein, 2x Karbohidrat

Hari keempat : 3x Protein, 1x Karbohidrat

Hari kelima : 1x Karbohidrat+Protein, 3x Protein

Hari keenam : 3x Protein, 1x Karbohidrat

Hari ketujuh : 2x Protein, 2x Karbohidrat

Hari kedelapan: 1x Protein, 3x Karbohidrat

Hari kesembilan: 1x karbohidrat+Protein, 3x Karbohidrat

Hari kesepuluh : Ulangi Seperti hari pertama

0 comments

GURU PEMBELAJAR (GP) MODA DARING

Pendekatan pembelajaran pada Guru Pembelajar moda daring memiliki karakteristik sebagai berikut:

1. Menuntut pembelajar untuk membangun dan menciptakan pengetahuan secara mandiri (constructivism);

2. Pembelajar akan berkolaborasi dengan pembelajar lain dalam membangun pengetahuannya dan memecahkan masalah secara bersama-sama (social constructivism);

3. Membentuk suatu komunitas pembelajar (community of learners) yang inklusif;

4. Memanfaatkan media laman (website) yang bisa diakses melalui internet, pembelajaran berbasis komputer, kelas virtual, dan atau kelas digital;

5. Interaktivitas, kemandirian, aksesibilitas, dan pengayaan;

Gambaran umum dari setiap model pembelajaran pada Guru Pembelajar moda daring sebagai berikut.

1. Guru Pembelajar Moda Daring

Melalui moda ini, peserta memiliki keleluasaan waktu belajar.Peserta dapat belajar kapanpun dan dimanapun, sehingga tidak perlu meninggalkan kewajibannya sebagai gurudalam mendidik.

Peserta dapat berinteraksi dengan pengampu/mentor secara synchronous – interaksi belajar pada waktu yang bersamaan seperti dengan menggunakan video converence, telepon atau live chat, maupun asynchronous – interaksi belajar pada waktu yang tidak bersamaan melalui kegiatan pembelajaran yang telah disediakan secara elektronik.

Dalam pelaksanaan moda daring, dikembangkan dua model sebagai berikut.

a. Model 1

Pembelajaran Guru Pembelajarpada model inihanya melibatkan pengampu dan guru sebagai peserta.Dengan memanfaatkan TIK, peserta secarapenuh melakukan pembelajaran daring dengan mengakses dan mempelajari bahan ajar, mengerjakan latihan-latihan (tugas), berdiskusi dan berbagi ilmu pengetahuan dan pengalaman dengan peserta Guru Pembelajarlainnya. Selama proses pembelajaran, peserta dibimbing dan difasilitasi secara daring oleh pengampu, seperti pada Gambar :

 Moda daring model 1            Model pembimbingan Guru Pembelajar moda daring -Model 1

a. Model 2

Pembelajaran pada Guru Pembelajar moda daring– Model 2 melibatkan pengampu, mentor dan peserta.Guru Pembelajarmoda daring model ini menggabungkan interaksi antara peserta dengan mentor dan atau pengampu, yang hanya dilakukan secara daring, dengan model pembimbingan seperti pada Gambar 2.2 berikut:

· Interaksi Pengampu – Mentor: Pengampu mendampingi mentor dan berinteraksi dengan mentor secara daring.

· Interaksi Mentor – Peserta: Mentor mendampingi, berdiskusi dan berkoordinasi dengan peserta secara daring.

· Interaksi Pengampu – Peserta: Pengampu memfasilitasi dan berkomunikasi dengan peserta secara daring

Moda daring model 2

Model pembimbingan Guru Pembelajar moda daring -Model 2

Friday, September 9, 2016 0 comments

Contoh Surat Undangan Peserta Workshop

Contoh Surat Undangan Workshop

 
 
 
;